Archive Page 3

09
Jan
09

PEKANBARU – PADANG: THE HOTELS

Selama 4 hari 3 malam perjalanan kami berempat (saya, suami dan 2 anak) Pekanbaru – Padang PP, kami menginap di 3 hotel yang berbeda yang semuanya berada di wilayah Sumatra Barat, yaitu Hotel Pangeran City Padang (**), Hotel Parai Resort Bukittinggi (***) dan Hotel Yuriko Bukittinggi (melati 1) . Kesimpulannya hotel-hotel di Sumbar lebih mahal daripada hotel-hotel di Pekanbaru, merujuk dari peringkat hotel dan sama-sama di musim liburan. Saya akan menceritakan kesan saya terhadap hotel yang kami kunjungi, namun terlebih dulu berikut adalah tips memilih hotel ditempat/kota yang belum pernah kita kunjungi. Tips ini tetap bisa meleset ya….

  1. Jika bersama anak-anak, booking terlebih dahulu, terutama di tempat-tempat wisata. Jika mungkin beli voucher terlebih dahulu. Jangan ambil resiko.
  2. Jika budget mencukupi, pilihlah hotel dengan national/international chain karena pelayanannya standar jadi kalaupun meleset tidak akan terlalu jauh dari harapan kita. Tidak usah takut dengan harga, telepon dan tanyakanlah. Hotel yang dikelola perseorangan bisa jadi lebih mahal. Jangan tertipu dengan penampilan sederhana hotel perseorangan dan jangan takut dengan penampilan mewah lobby hotel national/international chain. Hotel kelas melati bisa saja lebih mahal daripada dengan hotel berbintang. Jangan terpaku dengan pelayanan kekeluargaan karena kita datang untuk beristirahat bukan bersosialisi.
  3. Jika bepergian dengan mobil, bawalah peralatan mandi dan tidur (termasuk ciduk, handuk, bantal dan selimut).
  4. Cermati posisi dan jaraknya dari tempat wisata di peta.
  5. Buka blog pribadi dan baca pengalamana orang-orang yang pernah menginap di hotel-hotel yang kita incar. Blogger biasanya lebih jujur karena tulisannya berupa curhat, jarang yang promosi.

HOTEL PANGERAN CITY PADANG (**) Continue reading ‘PEKANBARU – PADANG: THE HOTELS’

09
Jan
09

PERTAMINA DIMARAHI SBY

Tahun 2008 memang rekor buat Pertamina. Sebagai BUMN unggulan (dan tidak ada saingan), Pertamina berperforma seperti perusahaan yang secara manajerial kacau balau. Tentu saya tidak berkomentar berdasarkan data resmi, karena selain saya tidak punya, juga data resmi bisa saja tidak riil.

Sepanjang tahun 2008 hampir tiap hari ada berita kelangkaan BBM di TV dan koran. Selalu bergantian bensin, minyak tanah dan gas. Tiap kali ada satu masalah kelangkaan, seorang JK-pun harus turun tangan memberi target penyelesaian. Satu masalah selesai, langsung disambung dengan masalah lain. Tiap ada masalah, penjelasan dari Pertamina terkesan tidak terkoordinasi dengan baik antara Pertamina pusat dan Pertamina setempat, sehingga lagi-lagi JK harus meluruskan semua penjelasan kepada masyarakat. Dan akhirnya SBY marah!

Setelah SBY marah, apa yang dilakukan Pertamina? Tentu saja melakukan pembelaan. Salah satunya meng-update volume BBM yang terdistribusikan via TV tiap jam. Lucu! Childish! Pastilah datanya bagus sekali, setiap hari melebihi 100%. Berarti Pertamina hebat? Malah tidak! Tindakan itu sama sekali tidak penting. Pembelaan ala debat kusir itu sama sekali tidak produktif. Lebih baik Pertamina mengevaluasi apakah data diatas 100% itu valid? Kalau memang valid, harus ditelusuri apakah ada kebocoran, misalnya diselewengkan untuk industri? Jika semua instrumen dalam Pertamina dapat dipastikan perfect, sudah saatnya Pertamina pro-aktif berdiskusi dengan pemerintah pusat dan daerah menghitung ulang berapa sebenarnya kebutuhan BBM masyarakat dan industri.

08
Jan
09

IT’S A DEAL: HANCURKAN HAMAS?

Saya shock, sebagai pemimpin Muslim, Gur Dur berpendapat bahwa kita harusnya tidak ikut-ikutan masalah Gaza karena kita tidak mengerti akar masalahnya. Biarlah kedua belah pihak yang menyelesaikannya? Ini apa sih? Mungkinkah pembisik Gur Dur kurang mendramatisir sehingga Gus Dur tidak mampu membawa darah anak-anak Palestina kedalam hatinya? Kejengkelan saya ini hampir saya post tapi terkendala kesibukan. Sementara itu saya terus mengikuti perkembangan Gaza dan lambat laun berpikir mungkinkah Gus Dur benar bahwa kita tidak mengerti akar permasalahannya? Continue reading ‘IT’S A DEAL: HANCURKAN HAMAS?’

07
Jan
09

LANGKA PERANGKO BUKAN PERANGKO LANGKA

perangko Saya lupa kapan terakhir berkirim surat menggunakan perangko, nah hari ini saya mendapat permintaan mudah dari anak saya. Membeli perangko untuk tugas sekolah. Piece of cake! Tentu saja yang pertama kali saya datangi adalah toko stationery dekat rumah, ada 2 dan semuanya tidak jual perangko, hanya jual meterai. Lalu ke toko kelontong, eh gak ada juga. Dengan hati tenang saya menjemput anak saya. Karena sekolah anak saya ditengah komplek kantor pemerintahan, maka terdapat banyak toko stationery disepanjang kanan dan kiri jalan. Eh ternyata tidak ada juga. Akhirnya terpaksa mendatangi kantor pos. 10 tahun yang lalu gak perlu kesusahan mencari perangko, di toko kelontong kecil saja pasti ada.

Saya instropeksi. Saya sendiripun tidak pernah lagi berkirim surat dengan perangko. Semua bisa ditelpon dan disms. Bahkan sekarang mulai email dan YM dengan orangtua. Kalau perlu sekali harus dikirim, biasanya saya memakai TIKI atau Pos Ekxpree biar cepat sampai dan mendapat respon.

By the way, perangko sekarang tidak dibedakan antara biasa dan kilat. Harganya Rp 2500 berbentuk stiker tidak perlu dilem atau dijilat. Waktu masih sekolah saya hobi filateli dan masih saya simpan sampai sekarang hanya tidak saya teruskan. Saya masih punya semua seri perangko repelita, semua perangko propinsi waktu masih 27, juga beberapa seri perangko Soeharto tahun 1970-an.

07
Jan
09

URAP PAKU

the tanduran

the tanduran

lezat

lezat

Daun paku sangat umum dimasak di Sumatra. Biasanya dimasak gulai dan dimakan dengan lontong. Namun urap daun paku bikinan saya ini sangat lezat apalagi jika dimakan dengan nasi hangat. Bakal nambah terus nasinya.

Bahan: 2 ikat daun paku, 1 ons tauge, 1/2 bulatan kelapa 1/2 matang diparut

Bumbu halus: 1/2 ons cabe merah buang biji, 1 siung bawang putih, ruas kencur, 2 daun jeruk, 1 sdm gula merah, garam

Cara mengolah: oseng bumbu halus dengan sedikit minyak, masukkan kelapa, aduk merata, masukkan daun paku dan taoge

Praktis, ditanggung hmmm…..

02
Jan
09

GAZA ATTACK: WHY NOW?

Hamas adalah kelompok militant terbesar di Palestina. Pada tahun 2006 Hamas mengalahkan Fatah, partainya Presiden Mahmoud Abbas, dalam pemilu. Sejarah kekerasan Hamas sudah berlangsung sangat lama. Hamas memiliki sayap yang aktif melakukan bom bunuh diri dan serangan mortir baik di Tepi Barat maupun Jalur Gaza. Hamas pernah mengobarkan intifada tahun 1987, yang menyerukan perlawanan habis-habisan terhadap Israel di Tepi Barat dan Gaza. Kemenangan Hamas dalam pemilu tentu digunakan untuk secara tegas tidak mengakui Israel. Continue reading ‘GAZA ATTACK: WHY NOW?’

01
Jan
09

MADAM EMERGENCY

Jika anda pernah berada dalam situasi emergency yang maha dahsyat, apa yang anda rasakan atau pikirkan? Pertama-tama anda pasti bersyukur bahwa anda dan keluarga anda lolos dari maut. Survival. Kemudian anda akan lebih menghargai hidup. Dan kemudian saya yakin 100% anda on denial. Demi ketentraman hidup anda, anda akan berusaha meyakinkan diri anda bahwa anda baik-baik saja. Anda menyangkal bahwa dalam diri anda masih melekat kengerian yang luar biasa. Walaupun anda bisa dengan heroik menceritakan bagaimana anda bisa survive, tapi deep down inside kengerian itu melekat erat tak pernah pergi. Continue reading ‘MADAM EMERGENCY’

31
Dec
08

TOUR DE MANTENAN

Bulan Dzulhijjah/Besar lalu, bulan baik untuk menyelenggarakan pernikahan, keluarga kami mendapat hatrik 3 undangan dalam sehari. Ini cukup unik karena letak “pesta” (istilah orang Pekanbaru untuk “resepsi”) di ujung paling selatan, tengah dan ujung paling utara Pekanbaru. Cukup menantang karena wilayah Pekanbaru sangat luas.

PESTA 1

the gate

the gate

Karangan bunga

Karangan bunga

arak-arakan pengantin

arak-arakan pengantin

kompang

kompang

tari penyambutan

tari penyambutan

penyambutan pengantin

penyambutan pengantin

the food

the food

sate padang

sate padang

roti jala

roti jala

beautiful bride

beautiful bride

Continue reading ‘TOUR DE MANTENAN’

30
Dec
08

PARIWISATA: RIAU VS SUMBAR

Jika ditanya kemana masyarakat Pekanbaru menghabiskan liburannya? Jawabnya hanya satu (1): JALAN-JALAN KE SUMBAR. Pertama mendengar tentu serasa tidak fair. Secara mereka mencari nafkah di Riau yang kondang dengan hasil pertambangan dan perkebunannya, tapi menghabiskan pendapatan mereka di Sumatra Barat. Enak betul ya Sumbar! Tapi setelah saya melihat sendiri mengapa demikian, saya jadi maklum dan mungkin akan seterusnya mengikuti trend tersebut jika pemprov Riau tidak merubah mind-set nya.

You see, pemprov Riau sedemikian terlenanya dengan pendapatan dari sektor pertambangan dan perkebunan sehingga tidak memikirkan “their huge loss”. Pertambangan dan perkebunan memang terkesan gagah sih ya dibandingkan dengan pariwisata. Namun pariwisata bisa menggerakkan sendi ekonomi lebih luas seperti akomodasi, transportasi, kuliner, agen perjalanan, pedagang souvenir, pengrajin kecil, pemandu wisata, seniman dan masih banyak lagi. Masyarakat tidak perlu pendidikan tinggi seperti insinyur pertambangan atau memiliki kebun sawit berhektar-hektar untuk ikut serta menggerakkan sendi-sendi ekonomi. Efek manfaat yang dirasakan jauh lebih luas. Continue reading ‘PARIWISATA: RIAU VS SUMBAR’

30
Dec
08

HELP PALESTINE!

IF YOU ARE HUMAN, YOU WILL HELP PALESTINE!




ME TODAY!

SHARE YOUR KNOWLEDGE & OPINION! BUKAN AJANG CURHAT!

MY POST

Flickr Photos

Miss Venezuela Stefania Fernandez- Miss Universe

Hondsbossche Zeewering: couple

Day 106 - I am a librarian

smile now - it's worth it!

Happy Eid uL-Fitri

Happy Mother's Day

Wedding Photograph - twisting in love

Parenting is NOT easy

Sad Woman's Face

Eric_Cantona_Nike

More Photos

Top Clicks

  • None

Calendar

December 2009
M T W T F S S
« Oct    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031