
Harus kita akui, Riau tidak berkumandang dalam industri kerajinan. Riau sudah memiliki anugrah berupa minyak didalam dan diatas tanah. Pertambangan minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit yang sangat luas, memberi pekerjaan pada banyak sekali masyarakat Riau. Namun tidak ada salahnya mengembangkan industri kerajinan karena bisa mengembangkan bagian masyarakat lain, yaitu masyarakat yang kurang terampil (misalnya ibu rumah Continue reading
Category Archives: Produk
Kustomisasi Produk
Salah satu daya tarik sebuah produk adalah diperbolehkannya pelanggan melakukan kostumisasi, baik dari bahan, bentuk maupun warna. Namun demikian tidak semua pemilik usaha menawarkan fasilitas ini. Ada juga pemilik usaha yang menunda menawarkan kostumisasi.
Usaha yang langsung menawarkan kustomisasi biasanya yang menghasilkan produk-produk ekslusif. Sementara usaha yang menunda menawarkan kustomisasi biasanya usaha yang menghasilkan produk-produk-produk massal yang laris dipasaran. Kustomisasi akan dilakukan setelah terjadi kejenuhan pasar dan pendapat menurut. Kustomisasi diharapkan mampu mendongkrak penjualan. Continue reading
Souvenir Yang Tak Pernah Bohong
Suatu hari anda mendapat jatah cuti, uang cuti, tabungan cukup dan pikiran jenuh. Liburan ke obyek-obyek wisata yang menarik, akhirnya menjadi keharusan yang wajar. Diantara anggaran yang anda persiapkan, belanja oleh-oleh merupakan pos pengeluaran yang pantang dilupakan. Kecuali kita makhluk a-sosial, tidak mungkin rasanya kita tega tidak membawa apapun untuk teman-teman yang menggantikan tugas kita dikantor, tetangga yang ikut mengawasi rumah kita, pembantu yang membersihkan rumah kita, teman-teman dekat anak-anak kita, atau saudara-saudara kita. Apalagi ini merupakan perjalanan bersenang-senang, bukan perjalanan dinas.
Oleh-oleh berupa makanan, terutama makanan kering, sering menjadi Continue reading
Jualan Snack Modal Nekad
Iya, saya tahu ini malam minggu. Makanya kita bahas yang ringan-ringan saja. Artikel ini terinspirasi dari ngobrol panjang saya dengan seorang teman yang beberapa kali mengisi acara tentang wirausaha di radio. Teman saya ini juga seorang ibu dan wirausahawati yang ulet. Continue reading
SENTRA ROTAN PEKANBARU
Disepanjang kanan-kiri jalan Yos Sudarso Pekanbaru, terdapat berderet-deret kios hasil kerajinan rotan dalam berbagai bentuk. Sebagian besar yang dihasilkan adalah furniture dan keranjang. Namun hampir semua kios memiliki produk yang sama yang diolah secara tradisional dengan warna natural. Istri Gubernur Riau sebagai ketua Dekranasda sedang mendorong pengembangan industri kreatif sebagai alternative sector pertambangan dan perkebunan. Riau bahkan meraih juara 1 design kerajinan tingkat nasional. Saya kira sudah saatnya untuk tidak hanya mengejar keindahan dan penghargaan, namun juga mengejar nilai ekonomisnya. Kerajinan sebagai komoditi tidak saja melulu indah, namun juga sesuai dengan selera pasar, mengikuti trend dan bersifat massal. Rotan adalah salah satu yang potensial untuk dikembangkan sebagai primadona industri kreatif di Riau. Yogya dan Bali sudah lebih dahulu mengembangkan rotan sebagai komoditi ekspor. Dahulu saya bekerja disebuah perusahaan di Yogya yang pernah mengekspor tas dari bahan rotan sampai beberapa container ke Eropa. Sumber daya alam Riau sangat berlimpah, tinggal sumber daya manusia harus dibantu untuk menambah pengetahuan dan pengalaman yang mendukung kemandirian. Kerajinan sebagai komiditi tidak akan terjadi jika tidak ada kemandirian dari pengusahanya.



tas rotan Bali
LONTONG SAYUR

versi tukang sayur

versi warung
Sarapan paling mantap di
Pekanbaru adalah lontong sayur. Ada berbagai versi lontong sayur mulai dari versi tukang sayur, versi warung, dan versi rumah makan dengan harga bervariasi dari Rp 1800 sampai Rp 10000. Yang umum ada dikampung-kampung adalah versi warung dengan harga Rp 2500, dengan isi
lontong, mie kuning, sayur nangka dan kerupuk merah atau kerupuk ubi. Oh ya disini semua umbi-umbian disebut ubi, tidak mengenal istilah singkong. Kerupuk ubinya pedas tapi enak loh. Versi warung ini kalau tidak segera dimakan agak eneg karena ada mie sehingga kuah terserap jadi nyemek. Favoritku yang paling murah, versi tukang sayur Rp 1800, isi lontong dan gulai paku karena rasa pedesnya pas.