Delivery Produk Makanan

Meningkatkan pendapatan dari sebuah produk, tak terkecuali produk makanan yang memiliki tanggal kedaluarsa terbatas, tidak hanya dari penyajian, rasa dan harga, tapi juga kemudahan untuk mendapatkannya. Akses untuk mendapatkan makanan seringkali diperumit dengan antrian. Pemilik restoran atau toko makanan yang tidak segera melakukan inovasi, mungkin hanya akan menangguk untung di tahun pertama saja karena rasa penasaran.

Setelah itu, tanpa pelayanan cepat, sulit mempertahankan antusiasme pembeli. Saya belum pernah terjun didunia makanan, namun menurut kesaksian teman saya, antusiasme pelanggan hanya di tiga tahun pertama. Setelah itu, pelanggan akan mulai mencari-cari kekurangan produk makanan atau restoran tersebut. Inovasi diharapkan tidak memberi peluang pelanggan untuk mencari-cari kekurangan tersebut.

Namun ada juga yang bisa bertahan lama dengan menu sama, yaitu rumah makan Padang di Sumatra dan pempek di Palembang. Saya ambil contoh dari daerah asalnya, karena di Jawa, kedua menu tersebut bercita rasa berbeda dan mendapat kultur pelayanan yang berbeda pula.

Selain rasa yang lebih berani dan nikmat, salah satu penentu sukses jangka panjang mereka adalah pelayanan cepat. Rumah makan Padang di Sumatra selalu diawaki banyak pelayanan, bahkan di jam makan tak jarang mereka tampak setengah berlari. Pengunjung tidak sampai berpangku tangan atau mengecek facebook, hidangan sudah datang. Imbasnya, mereka bisa menampung pengunjung lebih banyak karena rotasi lebih cepat.

Rumah makan Padang memiliki jasa delivery seperti halnya franchise fast food luar negeri. Biar begitu, delivery rumah makan Padang yang di Sumatra boleh diadu kecepatannya, dari mulai telpon sampai tiba ditempat. Delivery rumah makan Padang di Sumatra tidak pernah bolak-balik konfirmasi. Langsung bungkus dan ngebut ke mencari alamat yang disebutkan. Tentusaja jangkauan tidak terlalu luas karena hanya mengandalkan sepeda motor.  Coba anda telpon rumah makan yang menjual gudeg di Jogja, mau tidak mengantarkan? Heheheee….

Dengan jangkauan agak luas, yaitu antar pulau, bisa mencontoh pempek di Palembang. Menyadari pempek tidak hanya bisa dimakan ditempat melainkan bisa untuk oleh-oleh, bukan hanya oleh-oleh untuk dibawa pulang, melainkan bisa juga dikirim ke saudara atau teman, para penjual pempek terkenal di Palembang bekerja sama dengan kurir nasional.

Kerjasamanya bukan hanya mengirim melalui kurir tersebut, tapi juga menyediakan tempat untuk karyawan kurir tersebut di tempat penjualan pempek. Pelanggan tinggal membayar dan bereslah sudah, pempek akan sampai di tempat tujuan dalam sehari. Atau anda juga bisa telpon dan transfer. Bakpia kapan ya seperti itu? Atau bandeng presto barangkali?

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s