13
Oct
09

AYAM MALAS

ayam malas

Resep ini sebenarnya diperkenalkan oleh seorang ibu, seorang sahabat, sudah seperti saudara, Ibu Eni dari Perum Pesona Kotagede, Yogya. Awal mula resep ini adalah untuk mengakomodir kegemaran anak-anak makan makanan cepat saji. Kemudian timbul keinginan beliau untuk membuat fried chicken dirumah dengan ayam pilihan yang sehat dan halal. Ternyata resep beliau sangat disukai anak-anak dan keponakan. Namun karena berbagai aktifitas, keluarlah ide untuk memperingkas proses memasak. Memang hasilnya tidak se-crispy proses asli, tapi rasa tetap yummy.

Bahan:

ü      Ayam 1 ekor potong kecil-kecil

ü      Bumbu oseng : haluskan 3 siung bawang putih, merica, garam

ü      Larutan telur: aduk 1 butir telur, 1 sendok makan terigu, 2 sendok makan air dan bumbu halus (1 siung bawang putih, merica, garam)

ü      Larutan tepung: campur 1/4kg terigu dengan 1 bungkus bumbu penyedap

ü      Minyak goreng

Proses memasak:

ü      Sangrai ayam tanpa minyak, masukkan bumbu oseng, oseng terus sampai keluar air, lalu dinginkan.

ü      Tiriskan ayam

ü      Masukkan seluruh ayam ke larutan telur, lalu langsung masukkan ayam kedalam larutan tepung. Diamkan sebentar agar tepung agak terserap melekat pada kulit ayam

ü      Goreng sampai matang.

13
Oct
09

MISS UNIVERSE: IT’S ALL ABOUT TV SHOW

Menyedihkan sekali melihat bangsa ini saling caci, berdebat tentang keikutsertaan bangsa ini di pemilihan Miss Universe. Keikutsertaan Indonesia di pemilihan Miss Universe sebenarnya tidak perlu penuh kontroversi jika meletakkan fakta pada tempatnya. Yang terjadi saat ini, kita berdebat berkepanjangan bukan karena ajang tersebut baik atau buruk namun karena memang tidak dalam satu bahasa. Tidak nyambung. Makanya tidak pernah selesai. Konyol banget.

Yayasan Putri Indonesia mengklaim mengikuti pemilihan Miss Universe untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Maka segudang kebisaan disyaratkan pada seorang calon Putri Indonesia. Brain, Beauty, Behavior. Bahkan brain diletakkan paling depan untuk menunjukkan kualitas seorang Putri Indonesia. Dalam penjurianpun, seorang finalis yang mampu berbahasa asing dengan baik, selalu mendapat perhatian dan aplaus lebih. Juri juga menjadi gengsi tersendiri dalam pemilihan Putri Indonesia. Maka ditunjuklah beberapa cendekiawan cendekiawati untuk menilai kemuliaan putri-putri terbaik Indonesia.

Kemudian seorang Putri Indonesia terpilih dibebani segudang misi nasional. Dari mewakili image perempuan Indonesia, mengenalkan budaya bangsa sampai membawa misi pedagangan segala. Hebat!

Sekarang mari kita bicara tentang Miss Universe, tanpa mengaitkan dengan Putri Indonesia terlebih dahulu. Miss Universe sebenarnya bukan sebuah lembaga/yayasan/organisasi antar pemerintah. Miss Universe adalah sebuah perusahaan swasta, Miss Universe Organization, yang merupakan kolaborasi Donald Trump dan stasiun tv NBC Universal. Dibawahnya juga ada Miss USA dan Miss Teen USA. Dari sini kita bisa lihat bahwa it’s all about tv show. Memang organisasi ini berkomitmen untuk membantu beberapa yayasan non-profit seperti untuk pencegahan HIV/AIDS, kanker rahim dan kanker payudara. Tapi itu lazim untuk acara-acara tv ber-rating tinggi seperti American Idol. Sebagai tv show berating tinggi, yang ditonton seluruh dunia, sudah barang tentu mendatangkan penghasilan yang luar biasa dari iklan dan sponsor. Sampai disini semua terlihat wajar, dan memang itulah kwalitas seorang Donald Trump yang jeli melihat peluang.

Kemudian mari kita kaitkan dengan pemilihan Putri Indonesia. Miss Universe menjadi tidak wajar karena yayasan Putri Indonesia yang akan menghasilkan wakil Indonesia di pemilihan Miss Universe, mengklaim diri membawa misi yang sangat agung bagi rakyat Indonesia. Disinilah kemudian banyak pihak tidak terima, how on earth seorang putri yang mewakili misi bangsa yang sedemikian besar bertarung dalam penilaian kemolekan tubuh hanya berbalut bikini? Yayasan Putri Indonesia saya nilai salah menempatkan diri. Miss Universe bukanlah representasi perempuan yang berprestasi, cantik dan berbudi luhur. Menurut saya Miss Universe hanyalah representasi perempuan cantik. Titik. Jika hanya itu misi yang dibawa oleh Yayasan Putri Indonesia, mempersembahkan putri tercantik diseluruh Indonesia untuk menjadi perempuan tercantik diseluruh dunia, saya kira tidak akan ada banyak protes, walaupun tetap saja ada, karena yang banyak dinilai adalah keserasian wajah dan tubuh, yang dirasa kurang santun bagi sebagian rakyat Indonesia.

Mari kita bicara bukti. Saya cek latar belakang Miss Universe sebelumnya, minim sekali yang berprestasi dibidang akademik. Lebih banyak yang berlatar belakang entertainment, yang secara natural sudah terbiasa menampilkan diri didepan umum, dipanggung maupun televisi. Banyak pemenang yang tidak mampu berbahasa Inggris dengan baik sehingga kemana-mana harus didampingi penterjemah. Cukup ribet untuk seorang pembawa misi internasional, jika itu yang menjadi prioritas utama. Bandingkan profesi juri di pemilihan Putri Indonesia dan Miss Universe. Saya menyebut juri di pemilihan Putri Indonesia seimbang antar brain, beauty and behaviour. Sementara juri di Miss Universe benar-benar cenderung ke beauty. Lalu mengapa Venezuela mendominasi pemilihan Miss Universe? Karena bagi gadis-gadis Venezuela, Miss Universe bukanlah prestasi tertinggi dari prestasi-prestasi lainnya, melainkan adalah satu-satunya cita-cita. Mereka yang terpilih untuk bertarung di Miss Universe tidak peduli ada profesi dokter, arsitek ataupun atlit. Sejak masih remaja mereka hanya tau merawat diri untuk menonjolkan kecantikannya dan membentuk diri untuk mampu menghadapi juri, panggung dan catwalk. Bahkan ada lembaga pendidikan resmi untuk mewujudkan cita-cita gadis Venezuela ini.

Mari kita lihat lebih dekat lagi. Dalam sebuah wawancara eksklusif di sebuah stasiun tv Indonesia, tampak benar how brainless is Mr Universe. Sekali lagi meskipun pembawa acara dari Indonesia berbahasa Inggris, Miss Universe cukup ribet membawa penterjemah. Inikah duta internasional? Jawabannyapun sangat standar, anak-anak SMU tak terlatihpun bisa memberikan jawaban seperti itu. Belum lagi si Miss Universe ini tertawa-tawa padahal pambawa acara sedang berbicara dalam bahasa Indonesia, yang samasekali tidak dia mengerti. Mungkin memang itu yang diperlukan untuk sebuah tv show: you don’t have to look smart, you just have to look good. Bahkan duduk-pun tidak tenang, over-excited. Bandingkan dengan Putri Indonesia disebelahnya yang anggun, santun dan memiliki misi yang terstruktur. Lalu mengapa Putri Indonesia selalu gagal? Karena Miss Universe terpilih bukanlah duta utusan PBB untuk memperjuangkan kemandiria perempuan, pencegahan penyakit ataupun memajukan pendidikan. Miss Universe adalah seorang perempuan cantik yang memenangkan tv show, yang kemudian berkeliling dunia untuk promosi dan melakukan charity seperti American Idol Gives Back.

Semua sudah salah kaprah. Yayasan Putri Indonesia mengklaim diri terlalu tinggi. Persiapan berbeda jauh dengan yang dilakukan negara para pemenang. Hasilnya  tidak seperti yang diharapkan para juri. It’s all about tv show. It’s not about our country dignity. Don’t take it too seriously.

17
Aug
09

ONLINE ONLINE ONLINE

Sepuluh tahun lalu ketika mata kita terbuka menatap dunia, yang pertama kita sapa setelah orang-orang didalam rumah kita tentu saja tetangga kita. Saat ini kita terbangun, langsung pegang handphone cek status. Tidak perlu membawa laptop atau notebook kemana-mana, tinggal menunggu alert facebook, messenger, twitter bahkan email dalam genggaman. Dunia dalam genggaman! Berpengaruhkah dalam kehidupan sosial kita? Sedikit banyak iya. Kita menjadi dekat dengan yang jauh, menjauh dengan yang lebih dekat.

20
Apr
09

GUBERNUR DULU & KINI

Rombongan Rusli Zainal

Rombongan Rusli Zainal

Rusli Zainal

Rusli Zainal

Dinamika politik Indonesia yang mengalami perubahan besar-besaran pada tahun 1998 membawa dampak cukup besar terhadap sikap pemimpin daerah kepada rakyatnya. Jaman Orba, seorang pemimpin daerah sering mendapat penghormatan yang berlebihan bak raja. Ketika kunjungan atau menghadiri acara, para ajudan mensteril sepanjang jalan yang akan dilalui sang gubernur dan lokasi acara beberapa jam sebelumnya. Pengisi acara-pun harus stand by beberapa jam sebelumnya. Sudah begitu, hampir pasti di tiap kesempatan sang gubernur terlambat 1-2 jam dari jadwal. Radius sekian puluh meter, mustahil bisa mendekati beliau. Untouchable lah. Ketika saya masih kecil, saya mendapat tugas menari menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ismail. Dua jam sebelum jadwal saya sudah siap dengan dandanan tebal. Gubernur datang molor dua jam dari jadwal. Lokasi saya menari ditengah alun-alun, padahal hari itu siang terik sekali. Dandanan saya langsung meleleh. Apalagi saya pakai kemben, langsung terbakar matahari. Beliau sendiri duduk ditempat teduh yang jaraknya ratusan meter dari tempat saya menari. Heran juga protokol tidak menyediakan teleskop untuk pak gubernur. Apa beliau bisa melihat saya ya?

Sabtu lalu ketika saya mengunjungi perpustakaan Soeman HS Pekanbaru, saya melihat 2 laki-laki memakai batik, 2 laki-laki memakai safari hitam dan seorang polisi. Saya sudah berpikir akan ada acara diruang seminar. Namun yang saya tidak menyangka yang datang adalah Rusli Zainal, Gubernur Riau. Beliau datang dengan 2 mobil. Satu beliau naiki, satu lagi mobil pengawal, ditambah 1 petugas PJR. Sudah! Saya bagaimana? Ya biasa saja seperti hari-hari lain saya berkunjung ke perpustakaan itu. Saya tetap bisa parkir mobil ditempat biasa saya parkir. Saya tetap bisa duduk ditempat biasa saya duduk. Tidak ada sterilisasi. Ketika acara selesai beliau membiarkan pengunjung umum memotret beliau. Seperti hari-hari Sabtu lain, saat itu lantai dasar full anak-anak kayak pasar. Anak-anak-pun tetap bebas berlarian bahkan ada yang hampir menabrak beliau. Saya ingat beberapa waktu lalu ketika Wagub Mambang Mit datang dan hendak minum kopi, ajudan beliau juga tidak berusaha mengusir saya yang menguasai 2 sofa dan asik ngenet sambil minum kopi. Memang si akhirnya saya tahu diri dan pergi karena rombongan beliau besar dan banyak yang tidak mendapat tempat duduk.

Dijaman reformasi dimana pilkada dilakukan untuk memilih kepala daerah secara langsung, komponen pendukung seseorang untuk bisa menjadi gubernur sangat banyak. Selain secara moral, hukum dan kapabilitas sangat kredibel, seorang pemimpin daerah juga harus dekat dengan rakyat. Untuk dekat dengan rakyat, tidak hanya sekedar narsis dengan iklan dimana-mana, tapi juga harus pandai tebar pesona. Karena untuk mempesona rakyat sebagai modal pilkada tidak bisa dilakukan secara instant dimasa kampanye, tetapi memerlukan proses yang lama melalui banyak kesempatan. Sebagai seorang gubernur incumbent, banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan.

20
Apr
09

SENTRA ROTAN PEKANBARU

Disepanjang kanan-kiri jalan Yos Sudarso Pekanbaru, terdapat berderet-deret kios hasil kerajinan rotan dalam berbagai bentuk. Sebagian besar yang dihasilkan adalah furniture dan keranjang. Namun hampir semua kios memiliki produk yang sama yang diolah secara tradisional dengan warna natural. Istri Gubernur Riau sebagai ketua Dekranasda sedang mendorong pengembangan industri kreatif sebagai alternative sector pertambangan dan perkebunan. Riau bahkan meraih juara 1 design kerajinan tingkat nasional. Saya kira sudah saatnya untuk tidak hanya mengejar keindahan dan penghargaan, namun juga mengejar nilai ekonomisnya. Kerajinan sebagai komoditi tidak saja melulu indah, namun juga sesuai dengan selera pasar, mengikuti trend dan bersifat massal. Rotan adalah salah satu yang potensial untuk dikembangkan sebagai primadona industri kreatif di Riau. Yogya dan Bali sudah lebih dahulu mengembangkan rotan sebagai komoditi ekspor. Dahulu saya bekerja disebuah perusahaan di Yogya yang pernah mengekspor tas dari bahan rotan sampai beberapa container ke Eropa. Sumber daya alam Riau sangat berlimpah, tinggal sumber daya manusia harus dibantu untuk menambah pengetahuan dan pengalaman yang mendukung kemandirian. Kerajinan sebagai komiditi tidak akan terjadi jika tidak ada kemandirian dari pengusahanya.

rotan1rotan2

tas rotan Bali

tas rotan Bali

12
Apr
09

MAKAN SORE DI PERTEMUAN DAGANG

Membaca judulnya pasti berpikir saya barusaja makan disebuah pertemuan dagang. Kesannya saya nih saudagar banget. Jangan terkecoh. Begini ceritanya.

Setelah berenang diterik siang, rasa lapar menghinggapi. Karena libur nasional, kami menginginkan makan siang yang diluar kebiasaan. Kami teringat Pak Bondan pernah niat sekali datang ke Teratak Buluh. Padahal orang Pekanbaru sendiri kalau tidak kebetulan lewat belum tentu mau berpayah-payah kesana. Teratak Buluh memang terletak jauh diperbatasan Pekanbaru – Kampar ke arah Jambi via Lipat Kain.

Dalam acara Kuliner, Pak Bondan mengulas masakan di RM Kota Patin. RM Kota Patin mudah sekali ditemukan karena bangunannya besar dan dipinggir jalan. Namun berdasarkan rekomendasi teman, kami mencari rumah makan dengan ancar-ancar sebelum Jembatan Sungai Kampar. Ini agak sulit karena hari sudah sore, bukan jam makan, jadi tanda-tanda rumah makan seperti mobil-mobil parkir, tidak ada. Sebelum Jembatan Kampar ternyata sebuah pasar. Dipasar itu ada 2 rumah makan kecil. Saking kecilnya, dan lebih mirip kedai makan daripada rumah makan, kami ragu apa iya ada masakan enak disitu. Daripada jauh-jauh ternyata kecewa lidah, kami memutuskan untuk kembali dan makan di RM Kota Patin. Tapi ketika memutar mobil, tiba-tiba mata saya tertuju pada udang yang didisplay dikaca depan rumah makan kecil itu.

Oh ya namanya RM Pertemuan Dagang. Nama yang aneh untuk sebuah rumah makan. Udang itu diperoleh dari Sungai Kampar. Penampilannya sangat menggiurkan karena sebesar lobster. Basically ini adalah rumah makan Padang jadi penyajiannya juga ala Padang. Karena ditepi sungai, menunya didominasi ikan dengan berbagai gaya, digoreng sambal, digulai, digoreng kering, dan diasap. Dari 8 macam hidangan, 7 diantaranya hasil sungai dan yang 1 ayam goreng bumbu. Jagoannya tentu saja si udang tadi. Lezaaatt….banget. Kelezatannya masih nempel dilidah sampai beberapa saat kami sampai di Pekanbaru. Harganya juga sesuai, Rp 50.000 per ekor. Ha…ha…ha….. Pengin balik kesini lagi sih, tapi nabung dulu ya.

Jembatan Sungai Kampar di Teratak Buluh

Jembatan Sungai Kampar di Teratak Buluh

pasar dibawah jembatan

pasar dibawah jembatan

Pertemuan Dagang

Pertemuan Dagang

The Udang

The Udang

12
Apr
09

BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PROVINSI RIAU

gedung1gedung2gedung3teras

lobi

murid SD membaca sendiri, murid Tk mendengarkan cerita

murid SD membaca sendiri, murid Tk mendengarkan cerita

Kimteng

Kimteng

Tempat nongkrong favoritku di Pekanbaru adalah perpustakaan milik pemerintah Riau, namanya Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau. Jangan salah ya. Kalau salah petugasnya marah. Gedung ini mengadopsi bentuk buku yang terbuka dengan pena raksasa yang lancip kaya pesawat. Terdiri dari 4 lantai untuk perpustakaan dan ada juga ruangan yang bisa disewa untuk acara-acara tertentu. Saya sering kesini bukan karena saya kutu buku, tetapi karena ada hotspot sehingga saya bisa ngenet sambil ngopi di café Kimteng dan mengawasi anak saya yang membaca di children library yang terletak didepan Kimteng. Kimteng ini sebenarnya adalah jaringan kedai kopi (kalau di Batam namanya kopitiam) yang khas Pekanbaru. Ketika pertama kali dibuka akhir 2008 (anaknya saya mendapat penghargaan lomba lukis), saya berpikir untuk apa sih membangun perpustakaan yang sedemikian megah kalau hanya memerlukan landmark yang kebetulan memang belum ada di Pekanbaru. Tetapi sekarang saya berpendapat perpustakaan ini malah kurang besar. Perpustakaan ini buka jam 09.00-18.00 setiap hari termasuk Minggu. Agak tidak umum karena perpustakaan biasanya buka di jam kerja. Namun pemerintah Riau rupanya memutuskan perpustakaan ini bukanlah institusi pemerintahan biasa melainkan bisa menjadi ruang publik. Setiap hari perpustakaan sangat ramai, tidak seperti perpustakaan lain yang kaku dan sepi. Seluruh ruangan ber-AC sehingga nyaman untuk berlama-lama. Dari balita sampai manula betah berlama-lama. Kendalanya kadang terlalu ramai, terutama hari Sabtu dimana biasanya ada saja rombongan sekolah yang berkunjung. Untuk rombongan TK, pengelola juga menyediakan tenaga story teller. Untuk menjadi anggota cukup mengisi formulir dan membayar Rp 5000. Mahasiswa yang memanfaatkan hotspot tapi tidak ingin menghamburkan uang di café, bisa ndlosor atau bergerombol dipilar-pilar yang terdapat colokan listrik untuk recharge baterai, yang jumlahnya cukup banyak didalam maupun diluar gedung. Two thumbs up untuk pemerintah Riau.

12
Apr
09

SUMBAR: OBYEK WISATA

Sebenarnya sepanjang perjalanan dari Pekanbaru ke Sumbar, banyak sekali obyek yang bisa dijadikan tempat wisata, terutama wisata alam, kuliner dan budaya. Bisa dibaca kembali dalam posting saya sebelumnya. Ini juga terbantu dengan jumlah penduduk yang belum sepadat di Jawa sehingga kondisi alam masih terjaga. Obyek wisata yang dalam artian kita menikmati bersama pengunjung lain atau membayar retribusi, ada banyak tempat yang kami kunjungi, itupun belum lengkap karena wisata 3 hari ternyata tidak cukup untuk mendatangi semua obyek, apalagi jika tidak membawa sopir cadangan.

PANTAI PADANG

Pantai Padang

Pantai Padang

telor penyu

telor penyu

Pantai Padang

Pantai Padang

Padang adalah kota yang diberi berkah berada dipinggir pantai, walaupun ngeri juga ya kalau kena tsunami, apalagi Padang termasuk dalam daftar kota paling beresiko terkena tsunami didunia. Di kota-kota pantai utara Jawa, kebanyakan penduduknya mengggantungkan hidup sebagai nelayan dan menggantungkan hidup dari industri (tekstil, pengolahan ikan, garam bahkan terasi), sehingga kesan kota pantai yang kotor dan bau menjadi sangat umum. Padang tidak demikian. Padang adalah kota yang bersih. Sungai-sungai kota yang bermuara ke laut semuanya bersih. Mata perncaharian sebagai nelayan tidak terlalu dominan karena karateristik pantai selatan yang memang lebih ganas. Pantai Padang terbagi 2 area tanpa sengaja. Satu area didominasi gerobak-gerobak pengasong. Di area ini banyak dijumpai gerobak yang menjual telor penyu. Dilindungi atau tidak ya? Kita bisa makan ditempat dengan kursi-kursi plastik seadanya. Rasanya enak dan gurih, tapi teksturnya tetap seperti telor mentah walaupun telah direbus. Waktu kami datang, pantai ini kotor oleh sampah. Namun pedagang sekitar menolak jika itu sampah yang mereka buang. Mereka beralasan sampah datang dari wilayah lain terbawa arus sampai Pantai Padang karena sehari sebelumnya terjadi ombak besar. Agak keselatan sebetulnya ada dok kecil untuk menyeberang ke Pulau Sikuai. Kabarnya resort di Samudra Hindia ini sangat indah. Namun karena malam sebelumnya TV setempat memperingatkan kemungkinan ombak besar, kami tidak berani menyeberang. Apalagi karena pernah menjadi korban gempa Yogya, saya habis-habisan menentang ide untuk menyeberang, takut tsunami. Di area sebelahnya, sudah ditata sangat rapi sehingga penduduk dapat duduk-duduk di tenda-tenda penjual makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan pantai. Sayangnya makanan disini kurang beragam. Kebanyakan mie rebus, mie goreng dan rujak. Tempat ini sangat ramai pada saat matahari terbenam, sehingga macet total. Diantara kedua tempat ini ada juga area bermain anak-anak. Continue reading ‘SUMBAR: OBYEK WISATA’

11
Apr
09

LONTONG SAYUR

versi tukang sayur

versi tukang sayur

versi warung

versi warung

Sarapan paling mantap di
Pekanbaru adalah lontong sayur. Ada berbagai versi lontong sayur mulai dari versi tukang sayur, versi warung, dan versi rumah makan dengan harga bervariasi dari Rp 1800 sampai Rp 10000. Yang umum ada dikampung-kampung adalah versi warung dengan harga Rp 2500, dengan isi
lontong, mie kuning, sayur nangka dan kerupuk merah atau kerupuk ubi. Oh ya disini semua umbi-umbian disebut ubi, tidak mengenal istilah singkong. Kerupuk ubinya pedas tapi enak loh. Versi warung ini kalau tidak segera dimakan agak eneg karena ada mie sehingga kuah terserap jadi nyemek. Favoritku yang paling murah, versi tukang sayur Rp 1800, isi lontong dan gulai paku karena rasa pedesnya pas.

11
Apr
09

PERKEDEL TAHU

tahu7

Bahan: tahu putih 5buah, telor 1butir, terigu 2sdm, minyak goreng

Bumbu halus: bawang putih 4 siung, merica 8butir, garam secukupnya

Tips bahan: pilih tahu yang lunak karena selain kemungkinan kecil ada formalinnya, juga bisa “menul-menul” setelah matang.

Cara pengolahan:

  1. Ulek tahu dan bumbu halus.
  2. Masukkan telor, aduk dengan sendok makan.
  3. Masukkan terigu, aduk lagi hingga tercampur rata.
  4. Goreng dengan ditakar 1 sdm



ME TODAY!

SHARE YOUR KNOWLEDGE & OPINION! BUKAN AJANG CURHAT!

MY POST

Flickr Photos

Miss Venezuela Stefania Fernandez- Miss Universe

Hondsbossche Zeewering: couple

Day 106 - I am a librarian

smile now - it's worth it!

Happy Eid uL-Fitri

Happy Mother's Day

Wedding Photograph - twisting in love

Parenting is NOT easy

Sad Woman's Face

Eric_Cantona_Nike

More Photos

Top Clicks

  • None

Calendar

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30